• This is slide 1 description. Go to Edit HTML of your blogger blog. Find these sentences. You can replace these sentences with your own words.
  • This is slide 2 description. Go to Edit HTML of your blogger blog. Find these sentences. You can replace these sentences with your own words.
  • This is slide 3 description. Go to Edit HTML of your blogger blog. Find these sentences. You can replace these sentences with your own words.
  • This is slide 4 description. Go to Edit HTML of your blogger blog. Find these sentences. You can replace these sentences with your own words.
  • This is slide 5 description. Go to Edit HTML of your blogger blog. Find these sentences. You can replace these sentences with your own words.
Showing posts with label Werkwoorden. Show all posts
Showing posts with label Werkwoorden. Show all posts

Onvoltooid Verleden Toekomende Tijd (O.V.T.T.)

kasteel
Onvoltooid Verleden Toekomende Tijd (O.V.T.T.) – (Waktu Akan Datang Lampau, pekerjaan ,,belum” selesai”)

Pemahaman
Onvoltooid Verleden Toekomende Tijd (O.V.T.T.) yaitu waktu yang menunjukan bahwa suatu perbuatan atau tindakan masih akan dikerjakan, tetapi terletak dalam waktu yang lampau. Kata kerja yang menyatakan apa yang akan dikerjakan itu tidak berubah, namun bentuk ,,akan” → zullen harus digunakan dalam bentuk lampau → zouden. 
Bentuk ini dalam bahasa Inggris disebut The Past Future Tense. 
Untuk membuat bentuk kata kerja “Waktu Akan Datang Lampau, pekerjaan masih dikerjakan” (O.V.T.T), kata kerja yang dipakai selamanya menurut bentuk onbepaalde wijs (disebut pula infinitief atau hele werkwoord) dan didahului dengan kata kerja bantu (hulpwerkwoord) ,,zouden”. Perhatikan perbedaan O.T.T.T dengan O.V.T.T. seperti contoh berikut.

Contoh:
  Onvoltooid tegenwoordig toekomende tijd (o.t.t.t.):
Enkelvoud (tunggal):
ik zal geven.                  -        aku akan memberi (kan)
U, jij zult geven             -        Anda, kamu akan memberi (kan)
hij, zij, het zal geven.    -        dia (m), dia (v), itu akan memberi (kan)

Meervoud (jamak):
wij zullen geven.           -        kami (kita) akan memberi (kan)
jullie zullen geven.        -        kamu semua/kalian akan memberi (kan)
zij zullen geven.            -        mereka akan memberi (kan)

Contoh:
  Onvoltooid verleden toekomende tijd (o.v.t.t.)
Enkelvoud (tunggal):
ik zou geven.                 -        aku sudah akan memberi (kan)
U zou, zoudt geven       -        Anda sudah akan memberi (kan)
jij zou geven                  -        kau sudah akan memberi (kan)
hij, zij, het zou geven.   -        dia (m), dia (v), itu sudah akan memberi (kan)

Meervoud (jamak):
wij zouden geven.         -        kami (kita) sudah akan memberi (kan)
jullie zouden geven.      -        kamu semua/kalian sudah akan memberi (kan)
zij zouden geven.          -        mereka sudah akan memberi (kan)

A. POLA KALIMAT BERITA (+):

Onderwerp +  zouden + onbepaalde wijs

Bijvoorbeel:

1.  Moeder zou plukken mooie bloemen in de tuin.
     Ibu sudah akan memetik bunga-bunga cantik di kebun.

2.  Ik zou schrijven een Nederlands boek.
     Saya sudah akan menulis sebuah buku bahasa Belanda.

3.  Alle leerlingen zouden maken huiswerken.
     Semua murid sudah akan mengerjakan pekerjaan rumah.

4.  Vader zou wassen zijn auto.
      Ayah sudah akan mencuci mobilnya.

5.  De landbouwer zou beplanten allerlei groeten.
     Petani sudah akan menanam berbagai sayuran.

Voltooid Tegenwoordig Toekomende Tijd (V.T.T.T.)

Nederland
Voltooid Tegenwoordig Toekomende Tijd (V.T.T.T.) - (Waktu akan datang kini ,,sudah”)

Pemahaman
Voltooid Tegenwoordig Toekomende Tijd (V.T.T.T.) yaitu waktu yang menunjukkan bahwa suatu perbuatan atau tindakan akan dikerjakan waktu lalu kini hasilnya sudah akan terjadi. Artinya pekerjaan direncanakan waktu lalu, hasilnya kini sudah terjadi. 
Bentuk ini dalam bahasa Inggris disebut The Present Perfect Future Tense. 
Untuk membuat bentuk kata kerja “waktu akan datang masa lampau seharusnya telah terjadi sekarang ” (V.T.T.T), kata kerja yang dipakai selalu verleden (voltooid) deelwoord (kata bagian masa lampau) atau bentuk III dari kata kerja dan didahului dengan kata kerja bantu (hulpwerkwoord) ,,zullen” dan diikuti oleh onbepaalde wijs ,,hebben” atau ,,zijn”.
Perhatikan perbedaan antara O.T.T.T. dengan V.T.T.T di bawah ini.

Contoh:
  Onvoltooid Tegenwoordig Toekomende Tijd (O.T.T.T)
Enkelvoud (tunggal):
ik zal geven.                            -        aku akan memberi (kan)
U, jij zult geven                      -        Anda, kamu akan memberi (kan)
hij, zij, het zal geven.              -        dia (m), dia (v), itu akan memberi (kan)

Meervoud (jamak):
wij zullen geven.                     -        kami (kita) akan memberi (kan)
jullie zullen geven.                  -        kamu semua/kalian memberi (kan)
zij zullen geven.                      -        mereka akan memberi (kan)

  Voltooid Tegenwoordig Toekomende Tijd (V.T.T.T)
Contoh :
Enkelvoud (tunggal):
ik zal gegeven hebben.                     -  aku sudah akan memberi (kan)
U, jij zult gegeven hebben.              -  Anda, kamu sudah akan memberi (kan)
hij, zij, het zal gegeven hebben.       -  dia/dia/itu sudah akan memberi (kan)
Meervoud (jamak):
wij zullen gegeven hebben.              -  kami (kita) sudah akan memberi (kan)
jullie zullen gegeven hebben.           -  kalian sudah akan memberi (kan)
zij zullen gegeven hebben.               -  mereka sudah akan memberi (kan)

A. POLA KALIMAT BERITA (+):

Onderwerp +  zullen + verleden deelwoord + hebben/zijn

Bijvoorbeel:

 1. Moeder zal mooie bloemen in de tuin geplukt hebben..
     Ibu sudah akan memetik bunga-bunga cantik di kebun.

  2. Ik zal een Nederlands boek geschreven hebben.
      Saya sudah akan menulis sebuah buku bahasa Belanda.

  3. Alle leerlingen zullen maken huiswerken gemaakt hebben.
     Semua murid sudah akan mengerjakan pekerjaan rumah.

  4. Vader zal zijn auto gewassen hebben.
      Ayah sudah akan mencuci mobilnya.

  5.  De landbouwer zal allerlei groeten beplant hebben.
       Petani sudah akan menanam berbagai sayuran.

Onvoltooid Tegenwoordig Toekomende tijd (O.T.T.T)

Onvoltooid Tegenwoordig Toekomende tijd (O.T.T.T) – (Waktu Akan Datang Kini Belum Dikerjakan)

Pemahaman
Onvoltooid Tegenwoordig Toekomende Tijd (O.T.T.T.) yaitu waktu yang menunjukan bahwa suatu perbuatan atau tindakan akan dikerjakan pada waktu akan datang, pada waktu pembicara berkata. Artinya waktu akan datang kini (pekerjaan) belum dilaksanakan.
Bentuk ini dalam bahasa Inggris disebut The Simple Future Tense. 
Untuk membuat bentuk kata kerja “Waktu Akan Datang Kini Belum Dikerjakan” (O.T.T.T), kata kerja yang dipakai selamanya menurut bentuk onbepaalde wijs (dalam bahasa Belanda dikenal pula dengan sebutan lain: infinitief atau hele werkwoord) dan didahului dengan kata kerja bantu (hulpwerkwoord) ,,zullen”.

Contoh:
Enkelvoud (tunggal):
ik zal geven.                  -        aku akan memberi (kan)
U, jij zult geven             -        Anda, kamu akan memberi (kan)
hij, zij, het zal geven.    -        dia (m), dia (v), itu akan memberi (kan)

Meervoud (jamak):
wij zullen geven.           -        kami (kita) akan memberi (kan)
jullie zullen geven.        -        kamu semua/kalian akan memberi (kan)
zij zullen geven.            -        mereka akan memberi (kan)

A. POLA KALIMAT BERITA (+):

Onderwerp +  zullen + onbepaalde wijs

Bijvoorbeel (contoh):

1.   Moeder zal plukken mooie bloemen in de tuin.
Ibu akan memetik bunga-bunga cantik di kebun.
2.         Ik zal schrijven een Nederlands boek.
Saya akan menulis sebuah buku bahasa Belanda.
                            3.         Alle leerlingen zullen maken huiswerken.
Semua murid akan mengerjakan pekerjaan rumah.
                            4.         Vader zal wassen zijn auto.
Ayah akan mencuci mobilnya.
                            5.         De landbouwer zal beplanten allerlei groeten.
Petani akan menanam berbagai sayuran.

Voltooid Verleden Tijd (V.V.T)

Voltooid Verleden Tijd (V.V.T) – (Waktu Lampau ,,sudah/telah”)

Pemahaman
Voltooid Verleden Tijd (V.V.T.) yaitu waktu yang menunjukkan bahwa suatu perbuatan atau tindakan telah selesai dikerjakan dalam waktu lampau. Dan dipandang dari waktu pembicaraan, juga berada dalam waktu lampau. Artinya tindakan di waktu lampau, pembicaaran juga lampau.
Bentuk ini dalam bahasa Inggris disebut The Past Perfect Tense. 
Untuk membuat bentuk “Waktu Kini Sudah Selesai” (V.T.T.) harus kita gunakan kata kerja bantu ,,hebben” dan diikuti oleh verleden (voltooid) deelwoord atau untuk mudahnya kita sebut saja seperti dalam bahasa Inggris, bentuk ke III (Past Participle) dari kata kerja.
Selanjutnya untuk membuat kalimat dalam bentuk “Waktu Lampau Sudah Selesai” (V.V.T.), kita hanya mengambil bentuk lampau dari ,,hebben” yaitu ,,hadden” dan diikuti oleh verleden (voltooid) deelwoord (kata bagian masa lampau) atau dalam bahasa Inggris disebut  bentuk ke III (Past Participle) dari kata kerja.
Semua aturan gramatika dalam bentuk V.V.T. mengikuti pula seperti ketentuan bentuk V.T.T. tersebut di atas.

Contoh:
O.T.T.                                     
ik geef – saya memberi (kan)                   
ik geef een boek – saya memberi (kan) sebuah buku.

V.T.T.
ik heb gegeven – saya sudah memberi (kan)     
ik heb een boek gegeven – saya sudah memberi sebuah buku.

V.V.T.
ik had gegeven – saya sudah memberi (kan)
Jij (U) had gegeven – kau (Anda) sudah memberi (kan)
Hij, zij had gegeven – dia (m), dia (v) sudah memberi (kan)
Wij hadden gegeven – kami/kita sudah memberi (kan)
Jullie hadden gegeven – kamu semua/kalian sudah memberi (kan)
Zij hadden gegeven – mereka sudah memberi (kan)

Seperti bentuk V.T.T. di atas, bentuk V.V.T. selain memakai kata kerja bantu ,,hebben”,  juga digunakan verba bantu ,,zijn”.  Perhatikan contoh 3 bentuk berikut.

Contoh:
O.T.T.
ik word - aku menjadi
U, Jij wordt – Anda, kau menjadi
Hij, zij, het wordt – dia (m), dia (v), itu menjadi
Wij worden – kami/kita menjadi
Jullie worden – kamu semua/kalian menjadi
Zij worden – mereka menjadi

V.T.T.
ik ben geworden – aku sudah menjadi
U, jij bent geworden – Anda, kau sudah menjadi
Hij, zij, het is geworden – dia (m), dia (v), itu sudah menjadi
Jullie zijn geworden – kamu semua, kalian sudah menjadi
Zij zijn geworden – mereka sudah menjadi

V.V.T.
ik was geworden – aku sudah menjadi
U, jij was geworden – Anda, kau sudah menjadi
Hij, zij, het was geworden – dia (m), dia (v), itu sudah menjadi
Jullie waren geworden – kamu semua, kalian sudah menjadi
Zij waren geworden – mereka sudah menjadi

             
A. POLA KALIMAT BERITA (+):

Onderwerp + hadden/waren + verleden deelwoord

Bijvoorbeel:

1.       De man had zijn tanden gewreven.
Orang itu sudah menggosok giginya.
2.       U was van de tentoonstelling gekomen.
Anda sudah datang dari pameran.
3.       Moeder had het voedsel gekocht.
Ibu sudah membeli makanan.
4.       Jij had de man gelachen.
Kau sudah menertawakan orang itu.
5.       U had iemand ontmoet.
Anda sudah berjumpa seseorang.

Voltooid Tegenwoordige Tijd (V.T.T.)

Voltooid Tegenwoordige Tijd (V.T.T.) - (Waktu Kini ,,sudah/telah”)

Pemahaman
Voltooid Tegenwoordig Tijd (V.T.T.) yaitu waktu yang menunjukan bahwa suatu perbuatan atau tindakan telah selesai dikerjakan dalam waktu lampau, tetapi ditinjau dari masa sekarang, pekerjaan telah selesai.
Bentuk ini dalam bahasa Inggris disebut The Present Perfect Tense. 
Untuk membuat bentuk “Waktu Kini Sudah Selesai” (V.T.T.) harus kita gunakan kata kerja bantu ,,hebben” dan diikuti oleh verleden (voltooid) deelwoord atau untuk mudahnya kita sebut saja seperti dalam bahasa Inggris, bentuk ke III (Past Participle) dari kata kerja.
Harus Anda ingat bahwa:
  Jika dalam kalimat tersebut terdapat objek penderita (lijdend voorrwerp)  maka kata kerja bantu hebben dan verleden deelwoord atau disebut juga kata bagian masa lampau dipisahkan oleh lijdend voorwerp.

Contoh:
O.T.T.                                   
ik geef – saya memberi (kan)                   
ik geef een boek – saya memberi (kan) sebuah buku.
V.T.T.
ik heb gegeven – saya sudah memberi (kan)     
ik heb een boek gegeven – saya sudah memberi sebuah buku.
Jika dalam suatu kalimat terdapat keterangan tempat (bepaling van plaats) atau keterangan waktu (bepaling van tijd) maka kata kerja bantu hebben dan verleden deelwoord dipisahkan oleh bepaling tersebut.

Contoh:
O.T.T.
ik loop – aku berjalan
ik loop drie uren – aku berjalan 3 jam
ik loop langs de rivier – aku berjalan melalui sungai

V.T.T.
ik heb gelopen – aku sudah berjalan
ik heb drie uren gelopen – aku sudah berjalan 3 jam
ik heb langs de rivier gelopen – aku sudah berjalan melalui sungai.

  Jika dalam suatu kalimat terdapat lijdend voorwerp dan bepaling van plaats atau bepaling van tijd maka kata kerja bantu hebben dan voltooid deelwoord dipisah oleh lijdend voorwerp, kemudian setelah itu diikuti oleh bepaling van plaats atau bepaling van tijd.

Contoh:
O.T.T.
ik leg – aku meletakkan
ik leg een hoed – saya meletakkan sebuah topi
ik leg nu een hoed – saya meletakkan sekarang sebuah topi
ik leg een hoed op de tafel – saya meletakkan sebuah topi di atas meja

V.T.T.
ik heb gelegd – saya sudah meletakkan
ik heb een hoed gelegd – saya sudah meletakkan sebuah topi
ik heb vanavond een hoed gelegd – aku sudah meletakkan sebuah topi malam tadi.
ik heb een hoed op de tafel gelegd – saya sudah meletakkan topi di atas meja.

Perlu Anda ketahui pula bahwa selain menggunakan kata kerja bantu ,,hebben”,  untuk membuat bentuk “waktu kini sudah selesai” (V.T.T.) ada beberapa onbepaalde wijs harus memakai verba bantu ,,zijn”. Jadi hebben, zijn dan zullen dinamakan kata kerja bantu (hulpwerkwoorden).

Contoh:
O.T.T.
ik word - aku menjadi
U, Jij wordt – Anda, kau menjadi
Hij, zij, het wordt – dia (m), dia (v), itu menjadi
Wij worden – kami/kita menjadi
Jullie worden – kamu semua/kalian menjadi
Zij worden – mereka menjadi

V.T.T.
ik ben geworden – aku sudah menjadi
U, jij bent geworden – Anda, kau sudah menjadi
Hij, zij, het is geworden – dia (m), dia (v), itu sudah menjadi
Jullie zijn geworden – kamu semua, kalian sudah menjadi
Zij zijn geworden – mereka sudah menjadi

Barangkali muncul pertanyaan pada pikiran Anda, bagaimana kita tahu suatu kata kerja menggunakan ,,hebben” atau ,,zijn” untuk membuat bentuk V.T.T. ini. Yang jelas tidak ada peraturannya secara tepat. Semuanya akan Anda ketahui bila Anda telah lama belajar bahasa Belanda nanti. Namun sebagai pedoman dapat Anda gunakan 2 metode berikut:

1)       Apabila kata kerjanya bukan terjadi karena disengaja atau bukan keinginan pelakunya sendiri. Dalam hal ini lazim digunakan kata kerja bantu ,,zijn” Umpamanya : vallen – terjatuh; sterven – meninggal. Jika diterapkan dalam V.T.T.: Oma is gestorven – oma sudah meninggal; hij is gevallen – dia sudah terjatuh.

2)       Apabila onderwerp dikenai pekerjaan, biasanya dipakailah kata kerja bantu ,,zijn”. Misalnya : blijven – tinggal; ik ben gebleven – aku sudah tinggal; komen – datang; ik ben gekomen – saya sudah datang.

Pada daftar kata kerja yang tidak beraturan, kata kerja (onbepaalde wij) dengan tanda * harus menggunakan kata kerja bantu ,,zijn”. Untuk melengkapi kata kerja, penulis ulangi lagi semua kata kerja yang memakai ,,zijn” untuk bentuk V.T.T. seperti : worden – menjadi; blijven – tinggal; beginnen – mulai; schrikken – terkejut; vertrekken – berangkat; vallen – terjatuh; trouwen – kawin; komen – datang; gaan – pergi; sterven – meninggal; overlijden – meninggal; geboren – lahir. Kata-kata kerja lain, semuanya memakai kata kerja bantu ,,hebben”.

A. POLA KALIMAT BERITA (+):

Onderwerp + hebben/zijn + verleden deelwoord

Bijvoorbeel:

1.       De leraar heeft zijn leerlingen gekend.
Guru sudah mengenal murid-muridnya.
2.       Vader heeft zijn haar gesmeerd.
Papa sudah menyemir rambutnya.
3.       Ik ben naar Amsterdam gegaan.
Aku sudah pergi ke Amsterdam.
4.       Hij heeft zijn schuld betaald.
Dia sudah membayar hutangnya.
5.       Moeder heeft een meisje geroepen.
Ibu sudah memanggil seorang gadis.

Passieve zin

Amsterdam
Passieve zin (kalimat pasif)

Sebagaimana diketahui bahwa secara umum setiap kalimat aktip dapat kita ubah menjadi kalimat pasip atau sebaliknya. Pelengkap penderita pada kalimat aktif menjadi subjek dalam kalimat pasif. Selanjutnya untuk membuat kalimat pasif dalam bahasa Belanda,  Anda harus menggunakan 2 verba bantu yakni worden - menjadi atau zijn – ada (lah).

Contoh:
Die man slaat de hond.
(Lelaki itu memukul anjing).

Ini adalah kalimat aktif, sebab subjek melakukan suatu pekerjaan. Kalimat seperti ini dinamakan ,,Actieve zin” dan bentuk kalimatnya disebut ,,bedrijvende vorm”. Di sini de hond sebagai objek penderita.

De hond wordt door die man geslagen.
(Anjing dipukul oleh lelaki itu).

Ini merupakan kalimat pasip sebab subjek terkena pekerjaan. Kalimat demikian dinamakan ,,Passieve zin” dan bentuk kalimatnya dinamakan ,,lijdende vorm”. Di sini de hond sebagai subjek.
Bila kalimat pasif yang memiliki sebuah bagian kalimat dimulai dengan door, itu hendak diubah menjadi kalimat aktif maka door dihilangkan.

Kalimat aktip:
Zoveel sneeuw werd door het KNMI niet voospeld.
(Begitu banyak salju telah tidak diramalkan oleh KNMI)

Voltooid Verleden Toekomende tijd (V.V.T.T.)

Rotterdam
Voltooid Verleden Toekomende tijd (V.V.T.T.) – (Waktu Akan Datang Lampau ,,Sudah” Selesai)

Pemahaman
Voltooid Verleden Toekomende Tijd (V.V.T.T.) yaitu waktu yang menunjukkan bahwa suatu perbuatan atau tindakan akan dikerjakan waktu lalu, tapi karena suatu hal pekerjaan itu tidak jadi dilakukan di masa lampau. Artinya ditinjau dari pembicaraan  sekarang bahwa pekerjaan sudah akan dilakukan di masa lalu. Jadi sampai sekarang pun pekerjaan tidak jadi dilakukan. 
Bentuk ini dalam bahasa Inggris disebut The Past Perfect Future Tense. 
Untuk membuat bentuk kata kerja “waktu akan datang masa lampau telah selesai ” (V.V.T.T), kata kerja yang dipakai selalu verleden (voltooid) deelwoord (kata bagian masa lampau) atau bentuk III dari kata kerja dan didahului dengan kata kerja bantu (hulpwerkwoord) ,,zullen” dalam waktu lampau (verleden tijd) dan setelah itu diikuti oleh onbepaalde wijs ,,hebben” atau ,,zijn”.
Perhatikan perbedaan antara V.T.T.T. dengan V.V.T.T di bawah ini.

Contoh:
  Voltooid Tegenwoordig Toekomende Tijd (V.T.T.T)
Contoh :
Enkelvoud (tunggal):
ik zal gegeven hebben.                     -  aku sudah akan memberi (kan)
U, jij zult gegeven hebben.              -  Anda, kamu sudah akan memberi (kan)
hij, zij, het zal gegeven hebben.       -  dia/dia/itu sudah akan memberi (kan)

Meervoud (jamak):
wij zullen gegeven hebben.              -  kami (kita) sudah akan memberi (kan)
jullie zullen gegeven hebben.           -  kalian sudah akan memberi (kan)
zij zullen gegeven hebben.               -  mereka sudah akan memberi (kan)

  Voltooid Verleden Toekomende Tijd (V.V.T.T.)
Contoh :
Enkelvoud (tunggal):
ik zou gegeven hebben.                    -  aku sudah akan sudah memberi (kan)
U zoudt gegeven hebben.                -  Anda sudah akan sudah memberi (kan)
jij zou gegeven hebbeb.                  -  kau sudah akan sudah memberi (kan)
hij, zij zou gegeven hebben.             -  dia, dia sudah akan sudah memberi (kan)

Meervoud (jamak):
wij zouden gegeven hebben.            -  kami sudah akan sudah memberi (kan)
jullie zouden gegeven hebben.         -  kalian sudah akan sudah memberi (kan)
zij zouden gegeven hebben.             -  mereka sudah akan sudah memberi (kan)

A. POLA KALIMAT BERITA (+):

Onderwerp +  zouden + verleden deelwoord + hebben/zijn

Bijvoorbeel:

1.       Moeder zou mooie bloemen in de tuin geplukt hebben..
         Ibu sudah akan sudah memetik bunga-bunga cantik di kebun.

2.       Ik zou een Nederlands boek geschreven hebben.
         Saya sudah akan sudah menulis sebuah buku bahasa Belanda.

3.       Alle leerlingen zouden maken huiswerken gemaakt hebben.
         Semua murid sudah akan sudah mengerjakan pekerjaan rumah.

4.       Vader zou zijn auto gewassen hebben.
         Ayah sudah akan sudah mencuci mobilnya.

5.       De landbouwer zou allerlei groeten beplant hebben.
         Petani sudah akan sudah menanam berbagai sayuran.

Onvoltooid Tegenwoordig tijd (O.T.T.)

Onvoltooid Tegenwoordig tijd (O.T.T.) – (Waktu Kini Belum Selesai)

Pemahaman
Onvoltooid Tegenwoordig Tijd (O.T.T.) yaitu waktu yang menunjukkan bahwa suatu perbuatan atau tindakan dilakukan sekarang, pada waktu pembicara berkata. Artinya waktu sekarang (pekerjaan) belum selesai.
Bentuk ini dalam bahasa Inggris disebut The Present Continuous Tense. 
Untuk membuat bentukan kata kerja “Waktu Kini Belum Selesai” (O.T.T.) sama seperti sebelumnya yaitu kita harus memperhatikan stamwoord kata kerjanya. Jika Anda telah memahami cara mencari stam suatu kata kerja maka untuk membuat bentuk ini tidak akan menemui kesulitan apapun. Karena untuk membuat bentukan kata kerja O.T.T.diambilkan dari stamwoord ditambah akhiran tertentu di belakang stam tersebut. Aturan penambahan akhiran tersebut sebagai berikut:

•          Untuk pelaku ik (saya, aku) : stam + - . Contoh: geven – memberi (kan). Pada kata kerja geven diketahui stamnya yaitu geef, sehingga bentukan kata kerja untuk O.T.T pada pelaku ik yaitu : ik geef – saya memberi.

•          Untuk pelaku U (Anda), jij (kamu) : stam + t. Contoh: kijken – melihat. Pada kata kerja kijken diketahui stamnya yaitu kijk, sehingga bentukan kata kerja untuk O.T.T. pada pelaku U, jij yakni : U, jij kijkt – Anda, kau melihat.

•          Untuk pelaku hij (dia lelaki), zij (dia betina), het (dia netral): stam + t. Contoh:  roken – merokok. Pada kata kerja roken diketahui stamnya yaitu rook, sehingga bentukan kata kerja untuk O.T.T pada pelaku hij, zij, het yakni: hij, zij, het rookt – dia (m), dia (v), dia (o) merokok.

•          Untuk pelaku wij (kami), jullie (kamu semua), zij (mereka): stam + en. Contoh: lopen – berjalan. Pada kata kerja lopen diketahui stamnya yaitu loop, sehingga bentukan kata kerja untuk O.T.T. pada pelaku wij, jullie, zij yakni: wij, jullie, zij lopen – kami, kamu semua, mereka berjalan; dan bukan: wij, jullie, zij loopen. 

Dari pelaku wij, jullie dan zij terlihat loopen diubah menjadi lopen. Hal ini berlaku pula terhadap semua kata-kata kerja dengan stam huruf hidup ganda misalnya ee, oo, aa. Jadi :
spelen – speel – wij, jullie, zij spelen – kami, kalian, mereka bermain
rooken – rook – wij, jullie, zij roken – kami, kalian, mereka merokok
betalen – betaal – wij, jullie, zij betalen – kami, kalian, mereka membayar.

Perubahan bentuk kata kerja tergantung kepada jenis pelakunya. Inilah yang disebut persoonsvorm (bangun perseorangan). Jadi persoonsvorm dari kata kerja yakni drinken – minum sebagai sbb.: dengan huruf miring)

ik drink                          -        aku minum
U, jij drinkt                    -        Anda, kau minum
Hij, zij drinkt                 -        dia (m), dia (v) minum
Wij, jullie, zij drinken    -        kami, kamu semua, mereka minum

Selain itu masih ada 2 verba yang merupakan pengecualian pada bentuk O.T.T. ini yaitu pada kata kerja hebben – punya; dan zijn – ada (lah). Jadi di samping itu sebagai kata kerja bantu, kedua kata kerja ini juga sebagai verba-verba gabung yang berdiri sendiri dengan tasrif yang tidak beraturan. Bentuk O.T.T dari kedua kata kerja ini sbb.:

ik heb – saya punya                                     
U/jij hebt – Anda, kamu punya                   
hij/zij/het heeft – dia (m)/dia (v)/itu punya                     
wij/jullie/zij hebben – kami/kalian/mereka punya

ik ben  - saya ada (lah)
U, jij bent – Anda, kau ada (lah)
hij/zij/het is – dia (m)/dia (v)/itu ada (lah)
wij/jullie/zij zijn – kita/kamu semua/mereka ada (lah)

Seperti dilakukan dalam bahasa Inggris, bahasa Belanda juga menggunakan kata kerja bantu (hulpwerkwoorden) untuk menyusun bagian-bagian kalimatnya. Kata kerja bantu tersebut antara lain : moeten – harus; kunnen – bisa/dapat; willen – mau dan mogen – boleh. Perubahan bentuknya sbb.:

Moeten:
     ik moet                                    -        saya, aku harus
     U, jij moet                               -        Anda, kau harus
     Hij, zij moet                            -        dia (m), dia (v) harus
     Wij, jullie, zij moeten              -        kami, kalian, mereka harus

Contoh:
ik moet lezen                          -        aku harus membaca
ik moet een boek lezen. -        aku harus membaca sebuah buku.

Kunnen:
     ik kan                                      -        aku dapat
     U, jij kunt                               -        Anda, kau dapat
     Hij, zij kan                              -        dia (m), dia (v) dapat
     Wij, jullie, zij kunnen              -        kami, kalian, mereka dapat
     Contoh:
     Hij kan spreken                       -        dia dapat bercakap
     Hij kan Nederlands spreken.  -        dia dapat bercakap bahasa Belanda.

Willen:
     ik wil                                       -        aku mau
     U, jij wilt                                -        Anda, kamu mau
     Hij, zij wilt                              -        dia (m), dia (v) mau
     Wij, jullie, zij willen                -        kami, kalian, mereka mau
     Contoh:
     Wij willen vertrekken.                      -  Kami mau berangkat
     Wij willen naar Europa vertrekken. -  Kami mau berangkat ke Eropa.

Mogen:
     ik mag                                     -        aku boleh
     U, jij mag                                -        Anda, kau boleh
     Hij, zij mag                    -        dia (m), dia (v) boleh
     Wij, jullie, zij mogen               -        kami, kalian, mereka boleh
     Contoh:
     U mag gaan.                           -        Anda boleh pergi.
     U mag naar Bandung gaan.    -        Anda boleh pergi ke Bandung.

Ingat bahwa:
Moeten, kunnen, willen, mogen, hoeven, laten disebut de modale werkwoorden.
           
Untuk memudahkan Anda dalam membuat bentuk O.T.T, semua aturan tersebut  di atas sebaiknya Anda hapalkan di luar kepala.

A. POLA KALIMAT BERITA (+):

                   Onderwerp +  O.T.T.

Bijvoorbeel (contoh):
 1. Moeder plukt mooie bloemen in de tuin.
      Ibu memetik bunga-bunga cantik di kebun.

  2. Ik schrijf een Nederlands boek.
       Saya sedang menulis sebuah buku bahasa Belanda.

 3.  Alle leerlingen maken huiswerken.
      Semua murid sedang mengerjakan pekerjaan rumah.

 4.  Vader wast zijn auto.
       Ayah sedang mencuci mobilnya.

  5.  De landbouwer beplant allerlei groeten.
       Petani sedang menanam berbagai sayuran.

Onregelwerkwoorden (Vervolgd)

(Vervolgd)

1.    Onscheidbare werkwoorden (verba-verba yang tidak dapat dipisahkan)

Dalam bahasa Belanda ada cukup banyak kata depan (voorzetsel) atau kata perangkai yang melekat tetap pada verba (werkwoord) tertentu seperti ver-, ont-, her-, ge-. Kata-kata depan yang menyatu dengan seluruh verba (onbepaalde wijs) atau infinitif ini, ada yang dapat dipisahkan dan banyak pula yang tidak dipisahkan dari verbanya.

Jadi dengan kata lain penulisannya harus lengkap. Contoh:

onderzoeken        -        onderzocht           -        onderzocht (memeriksa)
onderwijzen         -        onderwees           -        onderwezen (mengajar)
voorspellen          -        voorspelde           -        voorspeld (meramalkan)
doorlopen            -        doorliep               -        doorlopen (menamatkan)

Bentuk lampau dari onsheidbare werkwoorden tampak tidak mendapat tambahan “ge” di depannya. Apabila verba-verba ini bersifat verba biasa (yaitu tanpa kata depan) maka bentuk lampaunya diawali dengan “ge”. Arti kedua verba berbeda. Umpama:

zoeken                 -        zocht                    -        gezocht (mencari)
wijzen                  -        wees                     -        gewezen (menunjuk)
spellen                  -        spelde                  -        gespeld (mengeja)
lopen                    -        liep                       -        gelopen (berjalan) 


2.    Scheidbare werkwoorden (verba-verba yang dapat dipisahkan)

Di lain pihak masih banyak verba-verba yang digunakan dalam kalimat terpisah jauh dari kata depannya. Verba-verba semacam ini dikenal dengan nama scheidbare werkwoorden. Jika verba-verba yang dapat dipisahkan ini digunakan dalam kalimat maka bagian yang kedua diletakkan di depan bagian pertama. Contoh:

En de beer dacht: ,,Vannacht eet ik de koe op.’’
Dan beruang berpikir: ,,Nanti malam aku memangsa sapi.”
Hij loopt langs de weg door. – dia berjalan terus sepanjang jalan.

Berikut ini contoh verba-verba yang dapat dipisahkan:
afmaken               -        maakte af             -        afgemaakt (menyelesaikan)
afkijken                -        keek af                 -        afgekeken (mencontoh)
opwerpen             -        wierp op               -        opgeworpen (melempar ke atas)
doorwerken         -        werkte door         -        doorgewerkt (bekerja terus)

Onregelmatige werkwoorden

Onregelmatige werkwoorden (verba-verba tidak beraturan)

Untuk membuat waktu lampau belum selesai atau Onvoltooid Verleden Tijd (O.V.T.) dalam bahasa Belanda sebaiknya Anda memperhatikan aturan-aturan yang berlaku. Setiap kata kerja (werkwoord) harus Anda pelajari stamnya secara cermat. Dalam bahasa ini untuk membuat bentuk waktu lampau belum selesai (O.V.T.) dilakukan dengan 3 aturan sebagai berikut:
1) Jika stamwoord berakhir dengan huruf-huruf seperti : ch, f, k, p, s, t, maka untuk membuat bentuk O.V.T, akar (stam) kata kerjanya mendapat tambahan ,,te”. Dalam bahasa Belanda, semua kata kerja yang termasuk golongan ini dikenal dengan sebutan Regelmatige Werkwoorden (verba-verba beraturan) atau dinamakan pula Zwakke Werkwoorden (verba-verba lemah). Contoh : onbepaalde
wijs : roken – merokok.

Onbepaalde wijs Stam Persoon Onvoltooid Verleden Tijd (O.V.T.)
roken rook                   Ik rookte
                                                                       U, jij rookte
                                                                       Hij, zij, het rookte
                                                                      Wij rookten
                                                                      Jullie rookten
                                                                       Zij rookten

2) Jika stamwoord berakhir dengan huruf selain : ch, f, k, p, s, t, maka untuk membuat bentuk O.V.T, akar (stam) kata kerjanya mendapat tambahan ,,de”. Dalam bahasa Belanda, semua kata kerja yang termasuk golongan ini dikenal dengan sebutan Regelmatige Werkwoorden (verba-verba beraturan) atau dinamakan juga Zwakke Werkwoorden (verba-verba lemah). Contoh: onbepaalde wijs : betalen – membayar.

Onbepaalde wijs Stam Persoon Onvoltooid Verleden Tijd (O.V.T.)
betalen                               betaal                   Ik                     betaalde
                                                                       U, jij betaalde
                                                                      Hij, zij, het betaalde
                                                                      Wij betaalden
                                                                      Jullie betaalden
                                                                        Zij betaalden

3) Tidak semua kata kerja mendapat tambahan ,,te” atau ,,de” dalam bentuk O.V.Tnya. Adakalanya menyimpang dari aturan nomor 1 dan 2 tersebut di atas. Jenis ketiga ini dilakukan dengan mengubah
huruf hidup yang dimiliki setiap stamwoordnya. Inilah yang dinamakan kata kerja tidak beraturan atau dikenal dalam bahasa Belanda sebagai Onregelmatige Werkwoorden atau disebut pula Sterke Werkwoorden (verba-verba kuat). Contoh: kijken – melihat.

Onvoltooid Verleden Tijd (O.V.T.)

Pemahaman
Onvoltooid Verleden Tijd (O.V.T.) yaitu waktu yang menunjukan bahwa suatu perbuatan atau tindakan belum selesai atau sedang dilakukan di waktu lampau. Sesuatu tindakan dikatakan terjadi waktu ONVOLTOOID VERLEDEN TIJD, jika tindakan tadi terjadi dalam waktu VERLEDEN (lampau). Namun di dalam waktu lampau tadi, tindakan tersebut masih sedang dilaksanakan.

Bentuk ini dalam bahasa Inggris disebut The Past Tense.   
Pola
Mari kita mengenal 4 bentuk kalimat yakni:
Kalimat berita (bevestigende zin) atau kalimat aktif (+)
Kalimat ingkar (ontkennende zin) atau menyangkal (-)
Kalimat bertanya (vragende zin) positif (bevestigend) (?)
Kalimat bertanya (vragende zin) negatif (ontkennend) (?-) 

Sebelum Anda mempelajari pola-pola tersebut di atas, Anda sebaiknya mengenal dulu urutan kata dalam kalimat. Urutan kata (woordorde) dalam suatu kalimat lazimnya  sebagai berikut:

Pelaku + Predikat + Objek Penderita + Objek Penyerta + 

Keterangan    
1) Pelaku (pokok kalimat =  het onderwerp.
2) Predikat (sebutan) =  de persoonsvorm (het werkwoordelijk gezegde).
3) Objek (pelengkap) :
→ penderita =  het lijdend voorwerp.
→ penyerta =  het belanghebbend (meewerkend voorwerp).
4) Keterangan:
→ adjektiva =  de bevoeglijke bepaling.
→ adverbia =  de bijwoordelijke bepaling.


A. POLA KALIMAT BERITA (+):

Onderwerp +  O.V.T.

Bijvoorbeel (contoh):

1. Vader kuste zijn kinderen. 
Ayah mencium anak-anaknya.
2. Moeder veegde de vloer.
Ibu menyapu lantai
3. Ik rookte een sigaret.
Saya menghisap sebatang rokok. 
4. Hij gaf een gulden aan de man.
Dia memberi satu gulden kepada seorang lelaki.
5. Wij liepen langs de rivier.
Kami berjalan sepanjang sungai.


Werkwoorden

Werkwoordsvorm
Bentuk Verba

Anda yang telah memahami bahasa Inggris dengan cukup baik pasti mengetahui bahwa dalam bahasa itu tercakup 5 bentukan kata kerja atau disebut pula verba. Dalam bahasa Belanda pemahaman seperti itu akan Anda jumpai pula. Dalam bahasa Belanda, bentuk seperti itu umpamanya terlihat pada verba blaffen – menyalak; liggen – meletakkan dengan uraian sebagai berikut:



No.
Nama Bentukan
werkwoord (verba)
regelmatig
onregelmatig
1

2

3

4

5

Masdar verba disebut pula infinitief atau onbepaalde wijs.

Stam verba tanpa akhiran (uitgang) “en”.
Onvoltooid Verleden Tijd (O.V.T.), werkwoord bentuk II.
Tegenwoordig deelwoord atau onbepaalde wijs + de.
Verleden (voltooid) deelwoord atau bentuk III dari infinitief (onbepaalde wijs).

blaffen

blaf

blafte

blaffend(e)

geblaft
liggen

lig

lag

liggend(e)

gelegen



Toelichtingen (penjelasan):
Masdar kata kerja yaitu kata kerja yang berdiri sendiri. Belum tahu siapa yang melakukannya. Masdar kata kerja dikenal pula dalam bahasa Belanda dengan sebutan infinitief atau onbepaalde wijs.

Stam verba yaitu akar verba sebelum mendapat akhiran “en” atau “n”. Jadi dalam bahasa Belanda onbepaalde wijs = stamwoord + uitgang. 
Onbepaalde wijs = stam + uitgang
Drinken = drink + en - minum
Baden = baad + en - mandi

Dalam bahasa Belanda, “waktu lampau belum selesai” merupakan onvoltooid verleden tijd (o.v.t.) Bentuk ini sama seperti bentuk past tense dalam bahasa Inggris, yang verbanya memakai bentuk II. Dalam bahasa Belanda, bentuk ke II dari kata kerjanya ada yang ditasrifkan beraturan dan ada pula yang tidak beraturan. Yang beraturan (regelmatig) lazimnya ditambahkan “te” atau “de” di belakang stam verba. Semua verba yang mendapat akhiran “te” atau “de” ini dalam onvoltooid verleden tijd atau ke II dinamakan kata kerja lemah (zwakke werkwoorden). 

Semua verba yang tidak mendapat akhiran “te” atau “de” dalam onvoltooid verleden tijd atau bentuk ke II dinamakan kata kerja kuat (sterke werkwoorden). Semua verba jenis ini dikenal pula sebagai verba-verba yang tidak beraturan (onregelmatige werkwoorden).

Tegenwoordig deelwoord (kata bagian masa kini) yang menunjukkan bahwa aktivitas perbuatan masih sedang berlangsung/terjadi. Misalnya : een werkend meisje – seorang gadis yang sedang berkerja. Bentuk ini dalam bahasa Inggris dikenal pula dengan istilah Present Participle atau Verb bentuk II. Kata bagian masa kini dapat berfungsi sebagai adjektiva (seperti kata bagian masa lampau). Contoh:
de spelende kinderen - anak-anak yang sedang bermain
de vertrekkende trein - kereta api yang sedang berangkat.

Verleden deelwoord atau voltooid deelwoord (kata bagian masa lalu) yang menyatakan bahwa perbuatan telah berlangsung/terjadi. Umpama: De gevallen durian is niet te vinden. – Durian yang telah jatuh itu tidak dapat ditemukan. Bentuk demikian ini dijumpai juga dalam bahasa Inggris dengan nama Past Participle atau Verb bentuk III.  kata bagian masa lampau dapat pula digunakan sebagai adjektiva. Contoh:
1) Het gemaaide gras ruikt heel erg lekker.
(Rumput yang disabit baunya amat sangat enak)
2) Het geschilderde tuinhekje is nu groen.
(Pagar kecil kebun yang kini dicat adalah hijau)
3) Hij heeft zijn gestolen fiets weer gevonden.
(Dia telah menemukan lagi sepedanya yang dicuri)