Voltooid Tegenwoordige Tijd (V.T.T.)

Voltooid Tegenwoordige Tijd (V.T.T.) - (Waktu Kini ,,sudah/telah”)

Pemahaman
Voltooid Tegenwoordig Tijd (V.T.T.) yaitu waktu yang menunjukan bahwa suatu perbuatan atau tindakan telah selesai dikerjakan dalam waktu lampau, tetapi ditinjau dari masa sekarang, pekerjaan telah selesai.
Bentuk ini dalam bahasa Inggris disebut The Present Perfect Tense. 
Untuk membuat bentuk “Waktu Kini Sudah Selesai” (V.T.T.) harus kita gunakan kata kerja bantu ,,hebben” dan diikuti oleh verleden (voltooid) deelwoord atau untuk mudahnya kita sebut saja seperti dalam bahasa Inggris, bentuk ke III (Past Participle) dari kata kerja.
Harus Anda ingat bahwa:
  Jika dalam kalimat tersebut terdapat objek penderita (lijdend voorrwerp)  maka kata kerja bantu hebben dan verleden deelwoord atau disebut juga kata bagian masa lampau dipisahkan oleh lijdend voorwerp.

Contoh:
O.T.T.                                   
ik geef – saya memberi (kan)                   
ik geef een boek – saya memberi (kan) sebuah buku.
V.T.T.
ik heb gegeven – saya sudah memberi (kan)     
ik heb een boek gegeven – saya sudah memberi sebuah buku.
Jika dalam suatu kalimat terdapat keterangan tempat (bepaling van plaats) atau keterangan waktu (bepaling van tijd) maka kata kerja bantu hebben dan verleden deelwoord dipisahkan oleh bepaling tersebut.

Contoh:
O.T.T.
ik loop – aku berjalan
ik loop drie uren – aku berjalan 3 jam
ik loop langs de rivier – aku berjalan melalui sungai

V.T.T.
ik heb gelopen – aku sudah berjalan
ik heb drie uren gelopen – aku sudah berjalan 3 jam
ik heb langs de rivier gelopen – aku sudah berjalan melalui sungai.

  Jika dalam suatu kalimat terdapat lijdend voorwerp dan bepaling van plaats atau bepaling van tijd maka kata kerja bantu hebben dan voltooid deelwoord dipisah oleh lijdend voorwerp, kemudian setelah itu diikuti oleh bepaling van plaats atau bepaling van tijd.

Contoh:
O.T.T.
ik leg – aku meletakkan
ik leg een hoed – saya meletakkan sebuah topi
ik leg nu een hoed – saya meletakkan sekarang sebuah topi
ik leg een hoed op de tafel – saya meletakkan sebuah topi di atas meja

V.T.T.
ik heb gelegd – saya sudah meletakkan
ik heb een hoed gelegd – saya sudah meletakkan sebuah topi
ik heb vanavond een hoed gelegd – aku sudah meletakkan sebuah topi malam tadi.
ik heb een hoed op de tafel gelegd – saya sudah meletakkan topi di atas meja.

Perlu Anda ketahui pula bahwa selain menggunakan kata kerja bantu ,,hebben”,  untuk membuat bentuk “waktu kini sudah selesai” (V.T.T.) ada beberapa onbepaalde wijs harus memakai verba bantu ,,zijn”. Jadi hebben, zijn dan zullen dinamakan kata kerja bantu (hulpwerkwoorden).

Contoh:
O.T.T.
ik word - aku menjadi
U, Jij wordt – Anda, kau menjadi
Hij, zij, het wordt – dia (m), dia (v), itu menjadi
Wij worden – kami/kita menjadi
Jullie worden – kamu semua/kalian menjadi
Zij worden – mereka menjadi

V.T.T.
ik ben geworden – aku sudah menjadi
U, jij bent geworden – Anda, kau sudah menjadi
Hij, zij, het is geworden – dia (m), dia (v), itu sudah menjadi
Jullie zijn geworden – kamu semua, kalian sudah menjadi
Zij zijn geworden – mereka sudah menjadi

Barangkali muncul pertanyaan pada pikiran Anda, bagaimana kita tahu suatu kata kerja menggunakan ,,hebben” atau ,,zijn” untuk membuat bentuk V.T.T. ini. Yang jelas tidak ada peraturannya secara tepat. Semuanya akan Anda ketahui bila Anda telah lama belajar bahasa Belanda nanti. Namun sebagai pedoman dapat Anda gunakan 2 metode berikut:

1)       Apabila kata kerjanya bukan terjadi karena disengaja atau bukan keinginan pelakunya sendiri. Dalam hal ini lazim digunakan kata kerja bantu ,,zijn” Umpamanya : vallen – terjatuh; sterven – meninggal. Jika diterapkan dalam V.T.T.: Oma is gestorven – oma sudah meninggal; hij is gevallen – dia sudah terjatuh.

2)       Apabila onderwerp dikenai pekerjaan, biasanya dipakailah kata kerja bantu ,,zijn”. Misalnya : blijven – tinggal; ik ben gebleven – aku sudah tinggal; komen – datang; ik ben gekomen – saya sudah datang.

Pada daftar kata kerja yang tidak beraturan, kata kerja (onbepaalde wij) dengan tanda * harus menggunakan kata kerja bantu ,,zijn”. Untuk melengkapi kata kerja, penulis ulangi lagi semua kata kerja yang memakai ,,zijn” untuk bentuk V.T.T. seperti : worden – menjadi; blijven – tinggal; beginnen – mulai; schrikken – terkejut; vertrekken – berangkat; vallen – terjatuh; trouwen – kawin; komen – datang; gaan – pergi; sterven – meninggal; overlijden – meninggal; geboren – lahir. Kata-kata kerja lain, semuanya memakai kata kerja bantu ,,hebben”.

A. POLA KALIMAT BERITA (+):

Onderwerp + hebben/zijn + verleden deelwoord

Bijvoorbeel:

1.       De leraar heeft zijn leerlingen gekend.
Guru sudah mengenal murid-muridnya.
2.       Vader heeft zijn haar gesmeerd.
Papa sudah menyemir rambutnya.
3.       Ik ben naar Amsterdam gegaan.
Aku sudah pergi ke Amsterdam.
4.       Hij heeft zijn schuld betaald.
Dia sudah membayar hutangnya.
5.       Moeder heeft een meisje geroepen.
Ibu sudah memanggil seorang gadis.



B. POLA KALIMAT NEGATIF (-):

Onderwerp + hebben/zijn + niet + verleden deelwoord

Bijvoorbeeld:

1.       De oude man heeft niet een stok gebracht.
Orang tua sudah tidak membawa sebuah tongkat.
2.       De moeder is niet van thuis gekomen.
Ibu sudah tidak datang dari rumah. 
3.       De kinderen hebben niet in de veld gespeeld.
Anak-anak sudah tidak bermain di lapangan.
4.       De bus heeft niet voor het huis gestopt.
Bus sudah tidak berhenti di depan rumah.
5.       Het meisje heeft niet in de stad gewerkt.
Anak gadis sudah tidak bekerja dalam kota.


C. POLA KALIMAT BERTANYA (?):

Hebben/zijn + Onderwerp + verleden deelwoord

Bijvoorbeeld:

1.       Hebben zij  iets gevraagd?
Sudahkah mereka bertanya sesuatu?
2.       Ben jij gekomen?
Sudahkah kau datang?
3.       Is hij van de boom gevallen?
Sudahkah dia jatuh dari pohon?
4.       Heb ik mij auto gewassen?
Sudahkah aku mencuci mobilku?
5.       Heeft U een appel gewild? 
Sudahkah Anda mau sebuah apel?

D. POLA KALIMAT BERTANYA INGKAR (?-)

Hebben/zijn + Onderwerp + niet + verleden deelwoord

Bijvoorbeeld:

1.       Heeft Oma niet verteld een verhaal?
Tidakkah Oma sudah menceritakan sebuah kisah?
2.       Hebt U niet een brief ontvangen?
Tidakkah Anda sudah menerima sepucuk surat?
3.       Heeft de onderwijzer niet de lessen herhaald?
Tidakkah guru sudah mengulang pelajaran?
4.       Hebben zij niet een ring gevonden?
Tidakkah mereka sudah menemukan sebuah cincin?
5.       Heeft hij niet het Nederlands gesproken?
Tidakkah dia sudah bercakap bahasa Belanda?

 


0 comments:

Post a Comment