Voltooid Verleden Tijd (V.V.T)

Voltooid Verleden Tijd (V.V.T) – (Waktu Lampau ,,sudah/telah”)

Pemahaman
Voltooid Verleden Tijd (V.V.T.) yaitu waktu yang menunjukkan bahwa suatu perbuatan atau tindakan telah selesai dikerjakan dalam waktu lampau. Dan dipandang dari waktu pembicaraan, juga berada dalam waktu lampau. Artinya tindakan di waktu lampau, pembicaaran juga lampau.
Bentuk ini dalam bahasa Inggris disebut The Past Perfect Tense. 
Untuk membuat bentuk “Waktu Kini Sudah Selesai” (V.T.T.) harus kita gunakan kata kerja bantu ,,hebben” dan diikuti oleh verleden (voltooid) deelwoord atau untuk mudahnya kita sebut saja seperti dalam bahasa Inggris, bentuk ke III (Past Participle) dari kata kerja.
Selanjutnya untuk membuat kalimat dalam bentuk “Waktu Lampau Sudah Selesai” (V.V.T.), kita hanya mengambil bentuk lampau dari ,,hebben” yaitu ,,hadden” dan diikuti oleh verleden (voltooid) deelwoord (kata bagian masa lampau) atau dalam bahasa Inggris disebut  bentuk ke III (Past Participle) dari kata kerja.
Semua aturan gramatika dalam bentuk V.V.T. mengikuti pula seperti ketentuan bentuk V.T.T. tersebut di atas.

Contoh:
O.T.T.                                     
ik geef – saya memberi (kan)                   
ik geef een boek – saya memberi (kan) sebuah buku.

V.T.T.
ik heb gegeven – saya sudah memberi (kan)     
ik heb een boek gegeven – saya sudah memberi sebuah buku.

V.V.T.
ik had gegeven – saya sudah memberi (kan)
Jij (U) had gegeven – kau (Anda) sudah memberi (kan)
Hij, zij had gegeven – dia (m), dia (v) sudah memberi (kan)
Wij hadden gegeven – kami/kita sudah memberi (kan)
Jullie hadden gegeven – kamu semua/kalian sudah memberi (kan)
Zij hadden gegeven – mereka sudah memberi (kan)

Seperti bentuk V.T.T. di atas, bentuk V.V.T. selain memakai kata kerja bantu ,,hebben”,  juga digunakan verba bantu ,,zijn”.  Perhatikan contoh 3 bentuk berikut.

Contoh:
O.T.T.
ik word - aku menjadi
U, Jij wordt – Anda, kau menjadi
Hij, zij, het wordt – dia (m), dia (v), itu menjadi
Wij worden – kami/kita menjadi
Jullie worden – kamu semua/kalian menjadi
Zij worden – mereka menjadi

V.T.T.
ik ben geworden – aku sudah menjadi
U, jij bent geworden – Anda, kau sudah menjadi
Hij, zij, het is geworden – dia (m), dia (v), itu sudah menjadi
Jullie zijn geworden – kamu semua, kalian sudah menjadi
Zij zijn geworden – mereka sudah menjadi

V.V.T.
ik was geworden – aku sudah menjadi
U, jij was geworden – Anda, kau sudah menjadi
Hij, zij, het was geworden – dia (m), dia (v), itu sudah menjadi
Jullie waren geworden – kamu semua, kalian sudah menjadi
Zij waren geworden – mereka sudah menjadi

             
A. POLA KALIMAT BERITA (+):

Onderwerp + hadden/waren + verleden deelwoord

Bijvoorbeel:

1.       De man had zijn tanden gewreven.
Orang itu sudah menggosok giginya.
2.       U was van de tentoonstelling gekomen.
Anda sudah datang dari pameran.
3.       Moeder had het voedsel gekocht.
Ibu sudah membeli makanan.
4.       Jij had de man gelachen.
Kau sudah menertawakan orang itu.
5.       U had iemand ontmoet.
Anda sudah berjumpa seseorang.



B. POLA KALIMAT NEGATIF (-):

Onderwerp + hadden/waren + niet + verleden deelwoord

Bijvoorbeeld:

1.       Jij had niet de vragen geantwoord.
Kamu sudah tidak menjawab pertanyaan itu.
2.       De trein was niet naar Jakarta vertrokken.
Kereta api sudah tidak berangkat ke Jakarta.
3.       Het kind had niet de deur gesloten.
Anak itu sudah tidak menutup pintu.
4.       De leerlingen hadden niet lessen gevraagd.
Murid-murid sudah tidak bertanya pelajaran.
5.       Wij hadden niet gelogen.
Kami sudah tidak berbohong.


C. POLA KALIMAT BERTANYA (?):

Hadden/waren + Onderwerp + verleden deelwoord

Bijvoorbeeld:

1.       Hadden zij  iets gevraagd?
Sudahkah mereka bertanya sesuatu?
2.       Was jij gekomen?
Sudahkah kau datang?
3.       Was hij van de boom gevallen?
Sudahkah dia jatuh dari pohon?
4.       Had ik mijn auto gewassen?
Sudahkah aku mencuci mobilku?
5.       Had U een appel gewild? 
Sudahkah Anda mau sebuah apel?

D. POLA KALIMAT BERTANYA INGKAR (?-)

Hadden/waren + Onderwerp + niet + verleden deelwoord

Bijvoorbeeld:

1.       Had Oma geen verhaal verteld?
Tidakkah Oma sudah menceritakan sebuah kisah?
2.       Had U niet een brief ontvangen?
Tidakkah Anda sudah menerima sepucuk surat?
3.       Had de onderwijzer niet de lessen herhaald?
Tidakkah guru sudah mengulang pelajaran?
4.       Hadden zij niet een ring gevonden?
Tidakkah mereka sudah menemukan sebuah cincin?
5.       Had hij niet het Nederlands gesproken?
Tidakkah dia sudah bercakap bahasa Belanda?

 




0 comments:

Post a Comment