Onvoltooid Tegenwoordig Toekomende tijd (O.T.T.T) – (Waktu Akan Datang Kini Belum Dikerjakan)
Pemahaman
Onvoltooid Tegenwoordig Toekomende Tijd (O.T.T.T.) yaitu waktu yang menunjukan bahwa suatu perbuatan atau tindakan akan dikerjakan pada waktu akan datang, pada waktu pembicara berkata. Artinya waktu akan datang kini (pekerjaan) belum dilaksanakan.
Bentuk ini dalam bahasa Inggris disebut The Simple Future Tense.
Untuk membuat bentuk kata kerja “Waktu Akan Datang Kini Belum Dikerjakan” (O.T.T.T), kata kerja yang dipakai selamanya menurut bentuk onbepaalde wijs (dalam bahasa Belanda dikenal pula dengan sebutan lain: infinitief atau hele werkwoord) dan didahului dengan kata kerja bantu (hulpwerkwoord) ,,zullen”.
Contoh:
Enkelvoud (tunggal):
ik zal geven. - aku akan memberi (kan)
U, jij zult geven - Anda, kamu akan memberi (kan)
hij, zij, het zal geven. - dia (m), dia (v), itu akan memberi (kan)
Meervoud (jamak):
wij zullen geven. - kami (kita) akan memberi (kan)
jullie zullen geven. - kamu semua/kalian akan memberi (kan)
zij zullen geven. - mereka akan memberi (kan)
A. POLA KALIMAT BERITA (+):
Onderwerp + zullen + onbepaalde wijs
Bijvoorbeel (contoh):
1. Moeder zal plukken mooie bloemen in de tuin.
Ibu akan memetik bunga-bunga cantik di kebun.
2. Ik zal schrijven een Nederlands boek.
Saya akan menulis sebuah buku bahasa Belanda.
3. Alle leerlingen zullen maken huiswerken.
Semua murid akan mengerjakan pekerjaan rumah.
4. Vader zal wassen zijn auto.
Ayah akan mencuci mobilnya.
5. De landbouwer zal beplanten allerlei groeten.
Petani akan menanam berbagai sayuran.
B. POLA KALIMAT NEGATIF (-):
Onderwerp + zullen + niet + onbepaalde wijs
Bijvoorbeeld:
1. Zij zal niet gaan naar de tuin.
Dia (v) tidak akan pergi ke kebun.
2. Zij zullen niet zoeken een kind.
Mereka tidak akan mencari seorang anak.
3. U zult niet wachten op iemand.
Anda tidak akan menunggu seseorang.
4. Vader zal niet werken.
Ayah tidak akan bekerja.
5. Moeder zal niet bakken het brood.
Ibu tidak akan memanggang roti.
C. POLA KALIMAT BERTANYA (?):
Zullen + onderwerp + onbepaalde wijs
Bijvoorbeeld:
1. Zal mijn broer werken?
Apakah abangku akan bekerja?
2. Zal het meisje vegen?
Apakah anak gadis itu akan menyapu?
3. Zult U smeren de schoenen?
Apakah Anda akan menyemir sepatu?
4. Zal het kind halen mangga’s?
Apakah anak itu akan mengambil mangga-mangga?
5. Zal hij vertrekken naar Europa?
Apakah dia akan berangkat ke Eropa?
D. POLA KALIMAT BERTANYA INGKAR (?-)
Zullen + onderwerp + niet + onbepaalde wijs
Bijvoorbeeld:
1. Zal oma niet vertellen een verhaal?
Apakah oma tidak akan bercerita sebuah cerita?
2. Zult U niet ontvangen een brief?
Apakah Anda tidak akan menerima sepucuk surat?
3. Zal de onderwijzer niet herhalen de lessen?
Apakah guru tidak sedang mengulang pelajaran?
4. Zullen zij niet vinden een ring?
Apakah mereka tidak akan menemukan sebuah cincin?
5. Zal hij niet spreken het Nederlands?
Apakah dia tidak akan bercakap bahasa Belanda?
Pemahaman
Onvoltooid Tegenwoordig Toekomende Tijd (O.T.T.T.) yaitu waktu yang menunjukan bahwa suatu perbuatan atau tindakan akan dikerjakan pada waktu akan datang, pada waktu pembicara berkata. Artinya waktu akan datang kini (pekerjaan) belum dilaksanakan.
Bentuk ini dalam bahasa Inggris disebut The Simple Future Tense.
Untuk membuat bentuk kata kerja “Waktu Akan Datang Kini Belum Dikerjakan” (O.T.T.T), kata kerja yang dipakai selamanya menurut bentuk onbepaalde wijs (dalam bahasa Belanda dikenal pula dengan sebutan lain: infinitief atau hele werkwoord) dan didahului dengan kata kerja bantu (hulpwerkwoord) ,,zullen”.
Contoh:
Enkelvoud (tunggal):
ik zal geven. - aku akan memberi (kan)
U, jij zult geven - Anda, kamu akan memberi (kan)
hij, zij, het zal geven. - dia (m), dia (v), itu akan memberi (kan)
Meervoud (jamak):
wij zullen geven. - kami (kita) akan memberi (kan)
jullie zullen geven. - kamu semua/kalian akan memberi (kan)
zij zullen geven. - mereka akan memberi (kan)
A. POLA KALIMAT BERITA (+):
Onderwerp + zullen + onbepaalde wijs
Bijvoorbeel (contoh):
1. Moeder zal plukken mooie bloemen in de tuin.
Ibu akan memetik bunga-bunga cantik di kebun.
2. Ik zal schrijven een Nederlands boek.
Saya akan menulis sebuah buku bahasa Belanda.
3. Alle leerlingen zullen maken huiswerken.
Semua murid akan mengerjakan pekerjaan rumah.
4. Vader zal wassen zijn auto.
Ayah akan mencuci mobilnya.
5. De landbouwer zal beplanten allerlei groeten.
Petani akan menanam berbagai sayuran.
B. POLA KALIMAT NEGATIF (-):
Onderwerp + zullen + niet + onbepaalde wijs
Bijvoorbeeld:
1. Zij zal niet gaan naar de tuin.
Dia (v) tidak akan pergi ke kebun.
2. Zij zullen niet zoeken een kind.
Mereka tidak akan mencari seorang anak.
3. U zult niet wachten op iemand.
Anda tidak akan menunggu seseorang.
4. Vader zal niet werken.
Ayah tidak akan bekerja.
5. Moeder zal niet bakken het brood.
Ibu tidak akan memanggang roti.
C. POLA KALIMAT BERTANYA (?):
Zullen + onderwerp + onbepaalde wijs
Bijvoorbeeld:
1. Zal mijn broer werken?
Apakah abangku akan bekerja?
2. Zal het meisje vegen?
Apakah anak gadis itu akan menyapu?
3. Zult U smeren de schoenen?
Apakah Anda akan menyemir sepatu?
4. Zal het kind halen mangga’s?
Apakah anak itu akan mengambil mangga-mangga?
5. Zal hij vertrekken naar Europa?
Apakah dia akan berangkat ke Eropa?
D. POLA KALIMAT BERTANYA INGKAR (?-)
Zullen + onderwerp + niet + onbepaalde wijs
Bijvoorbeeld:
1. Zal oma niet vertellen een verhaal?
Apakah oma tidak akan bercerita sebuah cerita?
2. Zult U niet ontvangen een brief?
Apakah Anda tidak akan menerima sepucuk surat?
3. Zal de onderwijzer niet herhalen de lessen?
Apakah guru tidak sedang mengulang pelajaran?
4. Zullen zij niet vinden een ring?
Apakah mereka tidak akan menemukan sebuah cincin?
5. Zal hij niet spreken het Nederlands?
Apakah dia tidak akan bercakap bahasa Belanda?

0 comments:
Post a Comment