Het bijvoeglijk naamwoord, Het voornaamwoord

Leiden
Het bijvoeglijk naamwoord (adjektiva)

Beberapa contoh adjektiva:

De jongens maakt twee grote tafels.
(Anak-anak lelaki membuat dua meja besar).

Het meisje eet een bruine boterham.
(Anak gadis makan sepotong roti sawo matang).
Gisteren gaf de buurman aan mij een mooi cadeau.
(Kemarin tetangga memberi hadiah-hadiah cantik kepada saya).

Sejumlah adjektiva diletakkan di muka nomina.
een schattig klein verwaarloosd huis (suatu rumah kecil cantik yang tidak terurus)
de oude kromme lieve oma (nenek tua bongkok yang terkasih)
grote rode kapotte sokken (kaus kaki besar rusak berwarna merah).
een ontzettend verwaarloosd huis (sebuah rumah yang amat tidak terurus)
de hele lieve oude oma (nenek tua yang amat disayang)
zeer grote rode sokken (kaus kaki merah yang amat besar).

Tingkat perbandingan (de trappen van vergelijking) untuk peringkat lebih dan paling/ ter dibuat dengan cara menambahkan + er dan + est di belakang adjektiva biasa. Ada 3 tingkat perbandingan sebagaimana kita ketahui yaitu:

1.   de stellende trap (tingkat biasa): groot/klein/zoet – besar/kecil/manis
2.   de vergrotende trap (tingkat lebih): groter/kleiner/ zoeter – lebih besar/lebih kecil/lebih manis
3.   de overtreffende trap (tingkat paling/ter): het grootst/ kleinst/zoetst – terbesar/terkecil/termanis.

Contoh:
De groene paprika’s zijn duur. (paprika-paprika hijau mahal)
De rode paprika’s zijn duurder.(paprika-paprika merah lebih mahal)
De gele paprika’s zijn het duurst.(paprika-paprika kuning paling mahal)

Tingkat paling/ter yang tidak beraturan umpamanya goed (baik), beter(lebih baik), best (paling/terbaik) dan bukan: goed, goeder, goedst.
Kata sifat berikut ini tidak menuruti aturan adjektiva secara umum. Contoh:

wollen sokken               een wollen sok                       de sokken zijn van wol
gouden horloges           een gouden horloges              de horloges zijn van goud
houten deuren              een houten deur                      de deur zijn van hout  

Groningen
Het voornaamwoord (pronomina)
Pronomina atau kata ganti mengacu kepada orang atau benda. Banyak pronomina dipakai berdiri sendiri (zelsftandig) maupun sebagai adjektiva (bijvoeglijk). Bila berada di muka kata benda, maka mereka sebagai adjektiva. Dalam bahasa Belanda dibagi menjadi 6 jenis pronomina yaitu sbb.: 

a)   Het aanwijzend voornaamwoord (pronomina penunjuk)
Pronomina penunjuk terpenting yaitu deze, dit, die dan dat. Untuk menyatakan sesuatu yang dekat, memakai deze dan dit, dan yang jauh, dipakailah die dan dat:
Contoh : Deze pen (hier) schrijft nog prima, maar die (daar) is leeg.
Pronomina penunjuk yang lain seperti: zo’n, zulke, dergelijke, zelf dan dezelfde.
Pronomina penunjuk dapat dipakai baik berdiri sendiri maupun sifat. Dalam  contoh berikut, pronomina penunjuk sifat dalam tanda kurung.

Contoh:
Deze (kamer) is van mij; die is van jou.
((kamar) ini milikku; itu milikmu).
Dat vind ik heel vervelend.
(Itu aku anggap sangat membosankan).
Hij heeft dit (kleurtje) helemaal zelf uitgekozen.
(Dia sama sekali telah memilih (warna) ini sendiri).
Die (boer) heeft zulke grote (handen).
((Petani) itu punya (tangan-tangan) demikian besar).
Zo’n (cadeau) zou ik nooit durven vragen.
((Kado) seperti itu aku tidak akan pernah berani meminta).
Zij houdt niet van dergelijke (patroontjes).
(Dia tidak suka (majikan-majikan) semacam itu.

 
b)     Het vragend voornaamwoord (pronomina bertanya)
Beda pronomina tanya dengan kata tanya lain:

  Pronomina tanya: wie (siapa), wat (apakah), welk(e)(yang mana), wat voor(een)(untuk apa).

  Kata tanya: hoe (bagaimana), wanneer (kapan), waar (dimana), waarom (mengapa), waarmee (dengan apa) , waarbij (pada apa) enz.

Janganlah Anda menulis waarover praten zij? melainkan: over wat praten zij? – mereka berbicara mengenai apa?
Wie dan wat hanya dipakai berdiri sendiri; welk dan wat voor (een) terutama dipakai sebagai adjektiva.

 Contoh:
Wie wil je nu gaan opbellen?
(siapa akan menelponmu sekarang?)
Met wie heb je dit postzegels geruild?
(Dengan siapa kau telah bertukar perangko ini?)
Wat heb je gisteren gedaan?
(Apa yang telah kau kerjakan kemarin?)
Welke film heb ik gemist volgens jou?
(Film mana telah aku lewatkan menurut kau?)
Wat voor eten vindt hij lekker?
(Makanan apa kau anggap lezat?)
Wat voor een fiets is dat?
(Untuk apa sebuah sepeda itu?)

Kata tanya lain yang hanya dipakai berdiri sendiri:
Wanneer komen ze?                  -        kapan mereka datang?
Waar is het feest?                        -        dimana pestanya?
Waarom was je er niet?          -        kenapa kau tidak hadir?

c)   Het onbepaald voornaamwoord (pronomina tidak tentu)
Pronomina tidak tentu menyatakan sesuatu tanpa menyebut keistimewaan lebih lanjut. Pronomina tidak tentu sbb.:


iemand         iedereen      alles             sommige(n)       men
niemand       ieder           allemaal       verschillende(n)
iets               elk              enkele(n)
niets             al                wat
niks              alle(n)         een paar

Beberapa pronomina tidak tentu hanya dapat dipakai berdiri sendiri baik sebagai mutlak maupun sebagai sifat.

Contoh:
Ik geef niemand een fooi.
(Aku tidak memberi seorang pun uang rokok)
Iedereen had dat kunnen weten.
(Tiap orang telah bisa tahu itu)
Iets is altijd heten dan niets.
(Sesuatu selalu punya nama daripada tidak)
Ih heb weer wat cd’s in de uitverkoop gekocht.
(Saya telah membeli lagi sedikit cd ketika habis)
Elk mens is weer anders.
(Setiap manusia berbeda pula)
Zij heeft een hekel aan al die boodschappen.
(Dia benci pada semua berita itu)
Menig man houdt niet van bessenjenever.
(Sejumlah besar orang tidak suka pohon/buah jenewer)

d)  Het betrekkelijk voornaamwoord (pronomina hubungan) 
Pronomina hubungan yang harus Anda pahami yakni:

•          die (sesudah sebuah kata de)
•          wie (sesudah sebuah preposisi)
•          dat (sesudah sebuah kata het)
•          wat (sesudah dat, iets, niets, veel, alles, het beste, hetv enige, dan seluruh kalimat).

Kombinasi dari waar- misalnya waarmee, waarover, waarvoor dan sebagainya.
Contoh:

Mijn broer, die geschiedenisleraar is, heeft lange vakanties.
(Abangku, yang guru sejarah, punya liburan panjang)
Alle meisjes die lange haren hebben, moeten hun haar borstelen.
(Semua gadis yang punya rambut panjang, harus menyikat rambut mereka)
Ik heb je alles verteld wat ik weet.
(Saya telah mengatakan kamu semua yang saya ketahui)
Het huis dat ik gekocht heb, bijkt een bouwval te zijn. 
Rumah yang telah saya beli, ternyata adalah sebuah puing)
Het kind, op wie de leraar zijn hoop gesteld had, haalde het examen niet.
(Anak di atas siapa guru menaruh harapannya, tidak mengikuti ujian)
Het enige wat ik voor je doen kan, is even bellen. 
(Satu-satunya apa yang dapat saya lakukan untuk kamu, hanya menelpon)
Zij liet haar haren groeien, wat hij erg leuk vond.
(Dia membiarkan rambutnya tumbuh, apa yang dia temui sangat lucu).


0 comments:

Post a Comment